Cahaya Hati [Zultanias Barakabungin]

Zulatanias Barakabungin

  • PERBANYAK BERZIKIR


  • Enrekang Taggala’ Masehi

    November 2011
    S S R K J S M
        Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Dapatkan 24 juta/minggu.

    Nuur Indramaulana Ungu

    Peluang usaha nyata, murah, mudah dan hasilnya MEWAH.

  • ARSIP

  • KATEGORI

  • Nuur Indramaulana Ungu

  • Ini Benaran Bisnis Online

    By Zultanias Barakabungin: Bagaimana ANDA Bisa Mendapatkan Puluhan Juta Rupiah Dengan Cepat & Mudah!
  • Lihat Poto Profil Disini

(30). Jangan Bersedih

Posted by Nuur Indramaulana Ungu pada 20 November 2011


Jangan Bersedih

Dalam kehidupan, pasti akan ada yang berubah maupun yang bertambah. Entah tambahan itu apakah suatu hal yang menyenangkan ataukah hal yang menyedihkan. Banyak hal yang terjadi menjadi sebuah penyesalan bahkan awal dari alasan sebuah kesedihan yang tiada akhir.

Namun ketika kita tidak berusaha mencari alasan-alasan yang baik dari sebuah penderitaan yang kita alami, seakan-akan kesedihan yang kita alami menjadikan kita sebagai orang yang terburuk keadaannya. Sudahkah kita belajar untuk melihat ke bawah?

Ya benar.

Melihat ke bawah.

Ternyata ada saja yang masih harus kita syukuri dari banyaknya kesedihan yang kita alami. Terkadang sulit untuk kita mencari jawaban mengapa suatu musibah justru terjadi pada diri kita sendiri. Kenapa bukan orang lain? Kenapa bukan orang yang bergembira itu? Kenapa bukan orang yang selalu bahagia itu?

Tapi tidakkah kita sadari bahwa kita hanya melihat dari sudut pandang mata kita. Bagaimana dengan Allah yang Maha Melihat dan Maha Bijaksana.

Tidak kita sadari semua, bahwa sudut pandang kita begitu sempit dan sangat sempit. Allah melihat dari segala sudut yang tidak akan pernah dapat dijangkau oleh manusia. Bukankah kitapun manusia, milik Dia Yang Maha Kuasa.

Berhakkah sebenarnya kita protes? Padahal kita adalah milik-Nya.

Sebuah pertanyaan yang tentu kita tau jawabannya.

Berusahalah merenung dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Berusahalah untuk mencari jawaban positif dari pertanyaan-pertanyaan itu.

Suatu ketika, ada seorang melaporkan kepada Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma, cucu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa Abu Darda’ radliallahu ‘anhu pernah mengatakan: “Fakir itu lebih aku cintai dari pada kaya dan sakit lebih aku sukai dari pada sehat.” Setelah mendengar laporan ini, Hasan mengatakan, “Semoga Allah mengampuni Abu Darda’, adapun yang benar, saya katakan:

من اتكل على حسن اختيار الله له لم يتمن غير الحالة التي اختار الله له

“Barangsiapa yang bersandar kepada pilihan terbaik yang Allah berikan untuknya, dia tidak akan berangan-angan selain keadaan yang pilihkan untuknya.” (Kanzul Ummal, Ali bin Hisamuddin al-Hindi)

Entahlah, seakan-akan manusia terus berusaha melawan kodratnya. Hingga ia tenggelam dengan permasalahanya sendiri yang tiada habisnya.

Lalu lupakah kita tentang hakikat sebenarnya kita diciptakan?

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُون

” Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adzariyat :56)

Jadi ketika pena diangkat dan catatan takdir telah kering, haruskah kita protes?

Menjalani dengan penuh tawakal dan berusaha menunaikan kewajiban, mungkin adalah obatnya. Daripada berkubang dengan kesedihan yang kita masih belum tau apakah hikmahnya.

بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِنْدَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

” Tidak! Barang siapa menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan dia berbuat baik, dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah:112)

Jika Engkau seorang yang bertauhid, untuk apa bersedih, untuk apa mengeluh, untuk sesuatu yang sebenarnya akan engkau jalani.

Percayalah, bukankah Allah tidak akan membebani seseorang diluar kesanggupannya?

Pertanyaan ini adalah hal yang harus engkau renungi. Agar engkau yakin, semua pasti bisa engkau lewati dengan baik. Karena percayalah selalu,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6)

” Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5 – 6)

Jadi, untuk apa engkau bersedih lagi.

Tersenyumlah untuk dunia yang akan engakau jalani.

Itulah satu cara untuk mengurangi kesedihanmu, yang insya Allah akan berlalu dan akan diselingi kebahagiaan kembali.

Percayalah Allah sayang padamu.

***

artikel muslimah.or.id

Penyusun: Wikayatu Diny

Murajaah: Ust Ammi Nur Baits

2173Share

Artikel Terkait:

Jangan Menyerah Saudariku!

Jangan Biarkan Amalan Berlalu Sia-Sia

Asyiknya Belanja, Jangan Sampai Lupa…

Saudariku, Jangan Gunakan Lisanmu untuk Melaknat!

32 komentar • Kirim ke teman • 9,033

Artikel sebelumnya: Kajian Umum Indramayu (12 Juni 2011): “KEDAHSYATAN AYAT KURSI”

Artikel selanjutnya: Kajian Umum (Yogyakarta, 4 Juni 2011): Syaikh Muhammad Bin Sulaiman Az-Zabidiy

Kirim Komentar

Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel. Komentar Anda akan kami review dahulu sebelum ditampilkan.

Name (wajib)

Email (wajib)

Website (optional)

Komentar:

Notify me of follow up comments via e-mail

32 Komentar

Zah • Jun 3, 2011, 10:41

Izin share ya…syukran

dewi sartika • Jun 3, 2011, 11:23

subhanallah….ternyata Allah lebih menyayangiku,terimakasih atas dimuatnya artikel ini.ana menjadi punya semangat lagi untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik.jazaakallahu khairan…..

senandung lirih • Jun 4, 2011, 15:05

Untuk apa bersedih yg terlalu berlebihan..

mengapa tidak bersedih pada dosa-dosa yg tlh diperbuat..

siti mutoharoh • Jun 6, 2011, 20:58

assalamu’alaikum..

ijin share ya

syukron..

Anas Baihaqi • Jun 7, 2011, 16:34

Subhanallah, luar biasa. Artikel ini sungguh menentramkan hati yg sedang dirundung kesedihan ini…

Tapi afwan, ingin sedikit bertanya. Bukankah kalimat “Allah tidak akan membebani seseorang diluar kesanggupannya” seperti yg terkandung di dalam surah Al-Baqarah ayat 286 itu hanya dalam permasalahan ‘ibadah dan bukan permasalahan dunia?

mohon penjelasannya… Jazaakumullaahu khoyron katsiiroo…

syafrida alamsudin • Jun 7, 2011, 20:35

satu lagi pelajaran bagi kita bahwa hidup ini indah jadi untuk apa bersedih syukron

irmawati • Jun 8, 2011, 12:04

Sesungguhnya apa yang menimpa kita, itulah yang terbaik bagi kita. karena satu hal yang perlu kita ingat, Allah tidak akan pernah mendzalimi hambaNya.

Dan ingat, Sabar itu adanya di awal kejadian yang menimpa kita!

sri wahyuningsih • Jun 9, 2011, 19:00

assalamu’alaikum…

ijin share ya….terimakasih

Ummu Fauziah • Jun 12, 2011, 20:38

Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam..Barokallah untuk situs dakwah ini. Semoga bisa tetap istiqomah ^^

Dini • Jun 14, 2011, 14:59

Assalaamu’alaykum

Izin copy paste

sri wahyuningsih • Jun 15, 2011, 6:23

assalamu’alaikum,

ijin share ya….terima kasih

IGUH • Jun 19, 2011, 1:33

BENAR2 UCAPAN YANG MENGGUGAH HATIKU

Ummu Khalwa • Jun 22, 2011, 10:15

ana copas artikelnya. smoga bisa berguna bagi blog ana.

elis • Jun 24, 2011, 16:33

alhamdulillah ..aku mulai sadar dengan membaca artikel ini.. mudah 2an aku bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi..

Elistiana Safitri • Jun 25, 2011, 11:07

Assalamu’alaikum,,,

Ukhti izin copas yah,,,

trimakasih…

neneng hasanah • Jun 26, 2011, 20:15

assalamu’alaikum wr wb, saya ucapkan terimakasih banyak atas artikelnya yang sangat bermanfaat buat obat hati siapapun yang sedang bersedih insya Allah siapapun yang sudah membacanya serasa mendapatkan vitamin(semangat).

wasasalamualaikum.

iga • Jun 27, 2011, 9:59

Assalamu’alaykum. An ijin share ke yg lain ya?

Semoga bermanfaat

muhammad azmi akbar • Jun 28, 2011, 13:00

saling mengingati dalam kebaikan

Hla • Jul 1, 2011, 15:02

subhanawwloh,ternyata begitu sayangnya Alloh sama qt..

aaddee • Jul 6, 2011, 19:03

Subhanallah ..

Izin copas n share , syukron ^^

Diaz Bono Bumi • Jul 7, 2011, 22:00

mohon izin share…..

Diaz Bono Bumi • Jul 7, 2011, 22:02

mohon izin shre ya…sykron…

sail wakatobi belitung • Jul 13, 2011, 23:52

untuk apa bersedih..toh semuanya sudah ada suratan takdir

ummu destu • Jul 20, 2011, 17:11

assalamualaikum, izin share ya uhkti….. jazakillahukhoir.

Riri • Jul 23, 2011, 22:04

“Laa Tahzan..”

jazakallahu khairon untuk admin yg selalu memposting artikel yg bermanfaat ini.

lala • Jul 28, 2011, 20:23

ijin share terima kasih

mustika • Sep 8, 2011, 15:24

ana izin copas ya ukhty.jazakillahu khair

mustika • Sep 8, 2011, 15:28

izin share juga.jazakillah

rumi • Sep 17, 2011, 19:17

subhanalloh…

ana ijin di muat di buletin univ …

syukron

halimah • Sep 18, 2011, 9:52

alhamdulillah lebih tenang dr sebelum membaca artikel ini,pembalasan milik allah kita hanya hamba yang harus selalu bersabar.jazakumullah hairon katsiro

nafiza luthfiah • Sep 24, 2011, 16:10

masya Allah….Alhamdulillah hati ini yg sdg dirundung kesedihan ini kini tlh kembali tersenyum dlm dlm mengarungi bahtera kehidupan yg berliku ini

setelah ana membaca artike diatas rasa bahagia seakan tlh menantiku, dan hamba mohon Yau Robb agar hamba sllu tegar dlm menghadapi brbgai dilema kehidupan ini aamiin., jazakillah ya ukhti salam ukhuwah silahturahmi erat.

kurnia putri • Nov 3, 2011, 14:53

alhamdulillah….hamba tlah menemukan jawaban atas kegundahan hati ini

Posted :

SULTANI PLN ENREKANG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: